CARA MEMBUAT TABEL DISTRIBUSI FREKUENSI DENGAN PROGRAM SPSS

CARA MEMBUAT TABEL DISTRIBUSI FREKUENSI DENGAN PROGRAM SPSS
bismillah.. sobat blogger.
spss adalah sebuah Program yang berhubungan denga masalah Statistik.
kali ini saya akan membuat table distribusi frekuensi dengan program spss.
ini adalah latihan saya saat kuliah.. :)


A.    Tujuan Praktikum
·      Setelah praktikum ini diharapkan mahasiswa dapat memahami pengertian tabel distribusi frekuensi dan penggunaannya.
·      Setelah praktikum ini diharapkan mahasiswa dapat memahami langkah – langkah pembuatan tabel distribusi frekuensi.
·      Setelah praktikum ini diharapkan mahasiswa dapat membuat tabel distribusi frekuensi dengan menggunakan MS. Excel dan SPSS

B.     Kegiatan Praktikum
1.      Jelaskan pengertian dan kegunaan tabel distribusi frekuensi !
Tabel yang disusun dari sekumpulan data berdasarkan kelas – kelas tertentu dengan langkah pembuatan sebagai berikut :
         Urutkan Data
         Jangkauan Data (R) = X maks – X min
         Jumlah Kelas (K) = 1 + 3.3 log n
         Panjang Kelas (P) = R/K
         Batas Kelas = X min + Panjang kelas – 1
         Buat tabelnya

2.      Berikan sebuah contoh tabel distribusi frekuensi dan Interpretasikan !
Buatlah tabel distribusi frekuensi dari data penjualan “sandal jepit” di 40 toko yang tersebar diberbagai wilayah. Dengan data sebagai berikut : 79  60  62  56  68  72  64  58  52  59  52  62  70  72  74  70  57 62  61  63  68  73  78  64  53  67  62  53 72  74  71  51  60  68  67  70  55  52  77 63
      Urutkan Data

      R = 79 – 51 = 28
      K = 1 + 3.3 log 40 = 6,28 = 6
      P = 28/6 = 4.6 = 5
      Batas Kelas
Ujung bawah          51 + 5 – 1 = 55            Ujung atas
56 + 5 – 1 = 60
61 + 5 – 1 = 65
66 + 5 – 1 = 70
71 + 5 – 1 = 75
76 + 5 – 1 = 80
            Tabel Distribusi Frekuensi

           

Interpretasinya  
Data diatas menjelaskan tentang sebuah  jumlah penjualan sandal jepit yang tersebar di 40 toko,
Kita urutkan data dari yang  terkecil sampai ke yang terbesar.
lalu kita tentukan jumlah kelas, jumlah kelas mempunyai rumus: data terbesar-data terkecil atau (Xmax-Xmin). Dengan kita menemukan jumlah kelasnya jumlah kelas ini mempunyai Rumus=1 + 3.3 log n Rumus ini di gunakan untuk mengetahui berapa banyak baris interval, lalu kita akan bisa menentukan panjang kelasnya panjang kelas yaitu jarak antara nilai batas bawah dengan nilai batas atas dalam satu interval. menentukan batas kelas yaitu nilai interval dengan rumus= Xmin+panjang kelas-1.
Dari sini kita gambarkan melalui sebuah table yang bernama table frekuensi distributive.

3.       Buatlah tabel distribusi frekuensi dengan menggunakan MS. Excel dan SPSS interpretasikan hasilnya ?
Pertama kita akan membuat table frekuensi di MS exel caranya:
a) Masukan data 1 sampai 40, lalu kita gunakan rumus =Max(Data) untuk mencari nilai tertinggi dari sebuah data, dab =Min(Data) untuk mencari nilai terendah.
b) Kita dapat mencari jangkauan data dengan Rumus Xmax-Xmin, Setelah kita Mendapatkan nilai R yaitu Jangkauan data, setelah itu kita cari jumlah kelasnya dengan memasukan rumus==1+LOG(40)*3.3. nilai 40 karena ada 40 toko.
c) Setelah itu kita cari panjang kelas, lalu batas kelas.
d) jika semua sudah selesai, maka kita akan membuat grafik dan table dari data tadi.
e) Klik option pada file kemudian Add ins lalu tool pack. langkah ini di gunakan untuk         memunculkan Analisis data pada toolbar data.
d)Buka data Analisis kita pilih histogram, lalu kita isi input range dengan semua data 1-40.
kemudian isikan bin range dengan batas atas yang ada dalam nilai interval.
e) Kita cheklis Chart dan cumulative presentation. lalu Ok, maka setelah itu akan muncul di bawah ini.


Bin
Frequency
Cumulative %
55
7
17.50%
60
6
32.50%
65
9
55.00%
70
8
75.00%
75
7
92.50%
More
3
100.00%




Ini Artinya pada Nilai Interval 55 terdapat di 7toko, pada interval 60 terdapat di 6 toko, dan seterusnya.





Demikianlah Cara Membuat Table Distribusi Frekuensi Dengan Program SPSS.
Mohon Maaf Jika Terjadi Kesalahan.. :)



Previous
Next Post »